Minyak Ikan Untuk Mengatasi Penyakit Kanker

Mengatasi Penyakit Kanker – Tahukah anda, salah satu penghambat sel kanker adalah dengan mengkonsumsi beberapa makanan yang mengandung Omega-3. Omega – 3 merupakan asam lemak yang berasal dari minyak ikan sarden,  salmon dan minyak lain yang berasal dari tumbuhan.

Dalam penelitian yang dijelaskan dalam naturalnews.com

menyimpulkan makanan – makanan tersebut dapat mempengaruhi mekanisme sel kanker untuk mematikan sel – sel tersebut secara terprogram. Artinya, lemak ikan dan sumplemen  minyak ikan membentuk rantai panjang seperti benteng pencegah berkembangnya sel kanker.

Sel kanker yang menyerap Omega – 3 akan dipecah menjadi molekul kecil maka metabolisme mereka akan susah untuk berkembang. Omega –  3 dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker sebanyak 90%.

Oleh karena itu, minyak ikan

 ini dapat membantu dalam mengatasi berbagai jenis kanker yang diantaranya kanker darah, kanker payudara, dan  kanker prostat. Obat – obatan konvensial kanker bisa dibarengi dengan  mengkonsumsi minyak ikan. Hal ini  minyak ikan menjadi terapi efektif dalam pencegahan dan pengobatan kanker secara alami.

Selain manfaatnya minyak ikan untuk mengatasi penyakit kanker, sekarang telah hadir kabar baik bagi anda penderita kanker darah (leukemia)  sekarang telah ditemukan senyawa baru yang mampu mematikan sel-sel induk kanker darah oleh sebuah penelitian.

Setelah uji coba pada beberapa tikus yang di dalam tubuhnya mengandung sel penyebab kanker darah. Komponen yang terdapat dalam minyak ikan digunakan untuk mengobati tikus tersebut dan membunuh sel induk kanker darah. Tikus-tikus tersebut pun sembuh, tanpa ada dugaan bahwa mereka akan mengalami kekambuhan lagi.

Hal penting yang disebutkan oleh para peneliti yang merilis penemuan tersebut adalah senyawa D12-PGJ3 membunuh sel induk penyebab kanker darah dalam limpa dan sumsum tulang tikus. Selain itu, D12-PGJ3 juga mengaktifkan gen dalam sel induk kanker darah tersebut agar memprogram kematian untuk sel itu sendiri.

Robert Paulson, seorang profesor ilmu hewan dan biomedis yang ikut memimpin penelitian ini menuturkan bahwa “para pasien harus mengambil obat terus-menerus. Jika pengobatan berhenti, penyakit akan kambuh karena sel-sel induk kanker darah resisten terhadap obat.”

Minyak ikan akan menyembuhkan penyakit kanker darah tanpa akan kembali kambuh. Berbeda dengan obat-obatan yang dipakai untuk menolong penderita kanker darah yang tidak benar-benar menuntaskan penyembuhan.

–BACA JUGA : Minyak Ikan Baik Untuk Kesehatan Jantung !!!

Kemudian, Paulson menambahkan “yang terpenting dari penelitian ini sel-sel kanker tersebut mati dan bahwa tikus-tikus uji coba dapat dikatakan benar-benar sembuh dari kanker darah.”

Karena membunuh sel-sel induk kanker darah dan memiliki efek samping paling sedikit, para peneliti pun akan terus berfokus pada D12-PGJ3 agar dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Related Post

Apasih Squalene Minyak Ikan Hiu ? Baca Ulasan Leng... MinyakIkanHiu - Squalene adalah senyawa lemak yang ditemukan dalam sejumlah sayuran, termasuk minyak zaitun. Tetapi biasanya diekstraksi dari hati ika...
WAJIB TAHU !! Minyak Ikan TERNYATA Bisa Mengatasi ... Jual Minyak Ikan - Banyak manfaat serta mengandung omega-3 dan asam lemak esensial yang sangat baik untuk tubuh membuat minyak ikan dikonsumsi oleh ba...
Khasiat Minyak Ikan Untuk Kucing Peliharaan Anda Minyak Ikan Untuk Kucing - Minyak ikan yang diambil dari ikan ini sudah terkenal memiliki kandungan protein yang tinggi dan baik kesehatan baik manusi...
Proses Pembuatan Minyak Ikan Sebagai Peluang Bisni... Pembuatan Minyak Ikan -  minyak ikan tentu yang kita kenal sudah banyak manfaatnya. Karena adanya kandungan nutrisi bernama omega – 3 di dalam minyak ...

3 comments

  1. By so doing, you usually are not only making your household grow, you might
    be also making it strong. s what guitar lessons teach you, not teaching you a song without with instructions on, and
    guiding you in technique. He created a lot more than 600 compositions, from
    operas to sonatas to full symphonies, and
    died tragically, mysteriously, before his 36th birthday in 1791.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *